Seri MMRS — SDM, Kepemimpinan & Organisasi RS
Modul 2 dari 10 · Sumber: Buku 7
Perencanaan Kebutuhan Tenaga Kesehatan
Semester 2 / Periode 2 · L — SDM, Kepemimpinan & Organisasi RS
Capaian Pembelajaran Modul
- Menjelaskan metode perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan.
- Menjelaskan faktor yang memengaruhi rasio staf terhadap beban kerja.
- Menyusun estimasi kebutuhan tenaga sederhana untuk satu unit.
Uraian Materi
Metode Perencanaan Kebutuhan
Perencanaan kebutuhan tenaga dapat menggunakan metode rasio (jumlah tempat tidur/pasien terhadap staf), metode beban kerja (workload indicator of staffing needs), atau kombinasi keduanya sesuai standar pelayanan yang berlaku.
Faktor yang Memengaruhi Rasio
Rasio ideal staf terhadap beban kerja dipengaruhi tingkat kompleksitas kasus, ketersediaan teknologi pendukung, dan standar akreditasi yang berlaku untuk unit tertentu (misalnya rasio perawat-pasien di ICU berbeda dari rawat inap biasa).
Pertanyaan Diskusi (Wajib Dijawab di Forum)
- Sejauh mana topik "Perencanaan Kebutuhan Tenaga Kesehatan" sudah diterapkan pada RS/unit tempat Anda bekerja atau berpraktik? Jelaskan dengan contoh konkret.
- Identifikasi satu kesenjangan (gap) antara praktik ideal pada materi "Perencanaan Kebutuhan Tenaga Kesehatan" dengan kondisi riil di lapangan, beserta usulan langkah perbaikannya.
Asesmen Terkait
Modul ini menjadi bagian materi untuk Tugas Personal 1 — kerjakan pada berkas tersendiri: Tugas Personal 1.
Referensi
- Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
- Roger Fisher & William Ury, Getting to Yes: Negotiating Agreement Without Giving In, Houghton Mifflin, 1981 (Harvard Negotiation Project).
- Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia tentang kredensial dan kewenangan klinis, edisi berlaku.