Seri MMRS — Manajemen Krisis & Business Continuity RS
Modul 8 dari 10 · Sumber: Buku 14 — Manajemen Krisis & Business Continuity RS
Menyusun Rencana Kontinuitas Layanan Kritis RS
Semester 4 / Periode 1 · K — Manajemen Krisis & Business Continuity RS
Capaian Pembelajaran Modul
- Menjelaskan komponen rencana kontinuitas layanan kritis.
- Menyusun rencana kontinuitas sederhana untuk satu layanan kritis.
- Menjelaskan pentingnya uji coba (testing) rencana kontinuitas.
Uraian Materi
Komponen Rencana Kontinuitas
Rencana kontinuitas layanan kritis mencakup prosedur manual cadangan (bila sistem elektronik gagal), sumber daya alternatif (generator, pasokan cadangan), dan penanggung jawab pemulihan tiap fungsi kritis.
Pentingnya Uji Coba
Sebagaimana HDP, rencana BCP perlu diuji secara berkala melalui simulasi agar staf terbiasa dengan prosedur manual cadangan dan rencana benar-benar dapat dijalankan saat gangguan riil terjadi, bukan hanya dokumen di atas kertas.
Pertanyaan Diskusi (Wajib Dijawab di Forum)
- Sejauh mana topik "Menyusun Rencana Kontinuitas Layanan Kritis RS" sudah diterapkan pada RS/unit tempat Anda bekerja atau berpraktik? Jelaskan dengan contoh konkret.
- Identifikasi satu kesenjangan (gap) antara praktik ideal pada materi "Menyusun Rencana Kontinuitas Layanan Kritis RS" dengan kondisi riil di lapangan, beserta usulan langkah perbaikannya.
Asesmen Terkait
Modul ini menjadi bagian materi untuk Tugas Kelompok 3 — kerjakan pada berkas tersendiri: Tugas Kelompok 3.
Referensi
- W. Timothy Coombs, Ongoing Crisis Communication: Planning, Managing, and Responding, SAGE Publications.
- ISO 22301:2019, Security and Resilience — Business Continuity Management Systems.
- Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/1596/2024 tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit.