Seri MMRS — Manajemen Krisis & Business Continuity RS
Modul 4 dari 10 · Sumber: Buku 14 — Manajemen Krisis & Business Continuity RS
Komunikasi Krisis Eksternal & Media
Semester 4 / Periode 1 · K — Manajemen Krisis & Business Continuity RS
Capaian Pembelajaran Modul
- Menjelaskan prinsip komunikasi krisis ke media dan publik.
- Menjelaskan peran juru bicara resmi.
- Menganalisis risiko komunikasi yang tidak terkoordinasi.
Uraian Materi
Prinsip Komunikasi ke Media
Komunikasi krisis eksternal yang efektif bersifat cepat, jujur sesuai fakta yang telah terverifikasi, empatik terhadap pihak terdampak, dan konsisten dari waktu ke waktu untuk menjaga kepercayaan publik.
Peran Juru Bicara Tunggal
Penunjukan juru bicara resmi tunggal mencegah pernyataan yang saling bertentangan dari berbagai pihak di RS, yang dapat memperburuk persepsi publik terhadap kredibilitas dan tata kelola RS.
Pertanyaan Diskusi (Wajib Dijawab di Forum)
- Sejauh mana topik "Komunikasi Krisis Eksternal & Media" sudah diterapkan pada RS/unit tempat Anda bekerja atau berpraktik? Jelaskan dengan contoh konkret.
- Identifikasi satu kesenjangan (gap) antara praktik ideal pada materi "Komunikasi Krisis Eksternal & Media" dengan kondisi riil di lapangan, beserta usulan langkah perbaikannya.
Asesmen Terkait
Modul ini menjadi bagian materi untuk Tugas Kelompok 2 — kerjakan pada berkas tersendiri: Tugas Kelompok 2.
Referensi
- W. Timothy Coombs, Ongoing Crisis Communication: Planning, Managing, and Responding, SAGE Publications.
- ISO 22301:2019, Security and Resilience — Business Continuity Management Systems.
- Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/1596/2024 tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit.