Seri MMRS — Manajemen Krisis & Business Continuity RS
Modul 6 dari 10 · Sumber: Buku 14 — Manajemen Krisis & Business Continuity RS
Pengantar Business Continuity Plan (BCP)
Semester 4 / Periode 1 · K — Manajemen Krisis & Business Continuity RS
Capaian Pembelajaran Modul
- Menjelaskan konsep Business Continuity Plan.
- Membedakan BCP dengan Hospital Disaster Plan.
- Menjelaskan manfaat BCP bagi keberlangsungan layanan RS.
Uraian Materi
Konsep BCP
Business Continuity Plan adalah rencana yang memastikan fungsi-fungsi kritis organisasi tetap berjalan (atau pulih secepat mungkin) saat terjadi gangguan besar, mencakup aspek non-klinis seperti sistem informasi, keuangan, dan rantai pasok, melengkapi HDP yang lebih berfokus pada respons klinis-fisik.
Manfaat bagi RS
BCP membantu RS mengidentifikasi fungsi mana yang paling kritis (misalnya sistem rekam medis elektronik, pasokan oksigen) dan menyiapkan rencana pemulihan spesifik agar gangguan tidak berlarut memengaruhi keselamatan pasien.
Pertanyaan Diskusi (Wajib Dijawab di Forum)
- Sejauh mana topik "Pengantar Business Continuity Plan (BCP)" sudah diterapkan pada RS/unit tempat Anda bekerja atau berpraktik? Jelaskan dengan contoh konkret.
- Identifikasi satu kesenjangan (gap) antara praktik ideal pada materi "Pengantar Business Continuity Plan (BCP)" dengan kondisi riil di lapangan, beserta usulan langkah perbaikannya.
Referensi
- W. Timothy Coombs, Ongoing Crisis Communication: Planning, Managing, and Responding, SAGE Publications.
- ISO 22301:2019, Security and Resilience — Business Continuity Management Systems.
- Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/1596/2024 tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit.