- Menjelaskan empat perspektif Balanced Scorecard dan adaptasinya pada RS.
- Menyusun peta strategi (strategy map) sederhana.
- Menjelaskan keterkaitan sebab-akibat antar-perspektif BSC.
Empat Perspektif BSC pada RS
Balanced Scorecard mengukur kinerja organisasi melalui empat perspektif yang saling terkait: perspektif keuangan (misalnya rasio BPJS terhadap total pendapatan), perspektif pelanggan/pasien (kepuasan dan loyalitas pasien), perspektif proses bisnis internal (mutu klinis, efisiensi alur layanan), dan perspektif pembelajaran-pertumbuhan (kompetensi SDM, sistem informasi).
Menyusun Peta Strategi
Peta strategi (strategy map) memvisualisasikan hubungan sebab-akibat antar-perspektif: peningkatan kompetensi SDM (pembelajaran) mendorong perbaikan proses klinis (internal), yang meningkatkan kepuasan pasien (pelanggan), yang pada akhirnya memperbaiki kinerja keuangan RS.
Dari Strategi ke Ukuran Kinerja
Setiap sasaran strategis pada peta strategi perlu diberi indikator kinerja utama (KPI) dan target, menjembatani rumusan strategi (Modul 1–5) dengan implementasi operasional (Modul 7).
- Sejauh mana topik "Balanced Scorecard (BSC): Perspektif & Peta Strategi RS" sudah diterapkan pada RS/unit tempat Anda bekerja atau berpraktik? Jelaskan dengan contoh konkret.
- Identifikasi satu kesenjangan (gap) antara praktik ideal pada materi "Balanced Scorecard (BSC): Perspektif & Peta Strategi RS" dengan kondisi riil di lapangan, beserta usulan langkah perbaikannya.
- Michael E. Porter, "How Competitive Forces Shape Strategy", Harvard Business Review, 1979 (kerangka Five Forces).
- Robert S. Kaplan & David P. Norton, The Balanced Scorecard: Translating Strategy into Action, Harvard Business School Press, 1996.
- John P. Kotter, Leading Change, Harvard Business Review Press, 1996 (delapan langkah manajemen perubahan).