- Menjelaskan lima kekuatan Porter dan adaptasinya pada konteks RS.
- Mengidentifikasi ancaman dan peluang dari masing-masing kekuatan.
- Menyusun analisis Five Forces sederhana untuk sebuah RS.
Kerangka Five Forces
Model lima kekuatan Porter menganalisis daya tarik industri melalui: ancaman pendatang baru, daya tawar pemasok, daya tawar pembeli, ancaman produk substitusi, dan intensitas persaingan antar-pelaku industri.
Adaptasi pada Industri RS
Pada konteks RS: pendatang baru dapat berupa RS swasta baru atau klinik utama; pemasok mencakup produsen alat kesehatan dan obat serta tenaga kesehatan spesialis langka; pembeli utama adalah BPJS Kesehatan (daya tawar sangat besar karena mendominasi volume pasien) dan pasien umum/asuransi swasta; substitusi dapat berupa telemedicine atau layanan homecare; sedangkan persaingan terjadi antar-RS di wilayah cakupan yang sama.
Menyusun Analisis Sederhana
Mahasiswa dilatih menyusun tabel Five Forces untuk RS pilihan, menilai intensitas tiap kekuatan (rendah/sedang/tinggi) beserta argumentasinya, sebagai dasar perumusan strategi pada modul berikutnya.
- Sejauh mana topik "Analisis Lingkungan Eksternal: Five Forces Porter untuk RS" sudah diterapkan pada RS/unit tempat Anda bekerja atau berpraktik? Jelaskan dengan contoh konkret.
- Identifikasi satu kesenjangan (gap) antara praktik ideal pada materi "Analisis Lingkungan Eksternal: Five Forces Porter untuk RS" dengan kondisi riil di lapangan, beserta usulan langkah perbaikannya.
- Michael E. Porter, "How Competitive Forces Shape Strategy", Harvard Business Review, 1979 (kerangka Five Forces).
- Robert S. Kaplan & David P. Norton, The Balanced Scorecard: Translating Strategy into Action, Harvard Business School Press, 1996.
- John P. Kotter, Leading Change, Harvard Business Review Press, 1996 (delapan langkah manajemen perubahan).