Seri MMRS — SIMRS, Pemasaran & Operasional RS
Modul 6 dari 10 · Sumber: Buku 9
Meningkatkan Patient Experience di RS
Semester 1 / Periode 2 · N — SIMRS, Pemasaran & Operasional RS
Capaian Pembelajaran Modul
- Membedakan patient experience dari patient satisfaction.
- Menjelaskan faktor-faktor kunci yang membentuk patient experience.
- Menyusun inisiatif perbaikan patient experience sederhana.
Uraian Materi
Experience vs Satisfaction
Patient satisfaction mengukur persepsi terhadap ekspektasi yang terpenuhi, sedangkan patient experience mengukur apa yang benar-benar terjadi selama proses layanan — keduanya saling melengkapi namun tidak identik.
Faktor Kunci Patient Experience
Faktor kunci meliputi kejelasan komunikasi tenaga kesehatan, waktu tunggu, kenyamanan fasilitas, dan konsistensi informasi antar-petugas — seluruhnya dapat dipetakan melalui patient journey mapping pada modul sebelumnya.
Pertanyaan Diskusi (Wajib Dijawab di Forum)
- Sejauh mana topik "Meningkatkan Patient Experience di RS" sudah diterapkan pada RS/unit tempat Anda bekerja atau berpraktik? Jelaskan dengan contoh konkret.
- Identifikasi satu kesenjangan (gap) antara praktik ideal pada materi "Meningkatkan Patient Experience di RS" dengan kondisi riil di lapangan, beserta usulan langkah perbaikannya.
Referensi
- Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis.
- James P. Womack & Daniel T. Jones, Lean Thinking: Banish Waste and Create Wealth in Your Corporation, Free Press, 1996.
- Ikatan Dokter Indonesia, Kode Etik Kedokteran Indonesia (batasan etika promosi layanan kesehatan).