📚 MMRS — Perpustakaan Digital ABBA
Semester 4 / Periode 1 · O — Digital Health, Interoperabilitas Data & AI dalam Manajemen RS
Seri MMRS — Digital Health, Interoperabilitas Data & AI dalam Manajemen RS
Modul 8 dari 10 · Sumber: Buku 15 — Digital Health, Interoperabilitas Data & AI
Risiko & Tata Kelola AI di RS
Semester 4 / Periode 1 · O — Digital Health, Interoperabilitas Data & AI dalam Manajemen RS
Capaian Pembelajaran Modul
  • Menjelaskan risiko keamanan data terkait penggunaan AI.
  • Menjelaskan kebutuhan kebijakan tata kelola AI internal RS.
  • Menyusun kerangka kebijakan AI sederhana.
Uraian Materi

Risiko Keamanan Data

Penerapan AI meningkatkan volume dan sensitivitas pemrosesan data pasien, sehingga memperbesar potensi risiko kebocoran data bila keamanan siber tidak dikelola memadai — menghubungkan topik ini kembali dengan data governance.

Kebijakan Tata Kelola AI Internal

RS yang mengadopsi AI perlu memiliki kebijakan internal yang mengatur proses validasi sebelum implementasi, mekanisme audit berkala atas kinerja algoritma, dan protokol eskalasi bila ditemukan hasil yang keliru atau bias.

Pertanyaan Diskusi (Wajib Dijawab di Forum)
  • Sejauh mana topik "Risiko & Tata Kelola AI di RS" sudah diterapkan pada RS/unit tempat Anda bekerja atau berpraktik? Jelaskan dengan contoh konkret.
  • Identifikasi satu kesenjangan (gap) antara praktik ideal pada materi "Risiko & Tata Kelola AI di RS" dengan kondisi riil di lapangan, beserta usulan langkah perbaikannya.
Asesmen Terkait
Modul ini menjadi bagian materi untuk Tugas Kelompok 3 — kerjakan pada berkas tersendiri: Tugas Kelompok 3.
Referensi
  • Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis.
  • Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor YM.01.02/D/1669/2025 tentang percepatan implementasi Rekam Medis Elektronik dan integrasi SATUSEHAT.
  • HL7 International, HL7 FHIR (Fast Healthcare Interoperability Resources) Specification.