Seri MMRS — Digital Health, Interoperabilitas Data & AI dalam Manajemen RS
Modul 2 dari 10 · Sumber: Buku 15 — Digital Health, Interoperabilitas Data & AI
Interoperabilitas Data Kesehatan: Standar HL7-FHIR
Semester 4 / Periode 1 · O — Digital Health, Interoperabilitas Data & AI dalam Manajemen RS
Capaian Pembelajaran Modul
- Menjelaskan konsep interoperabilitas data kesehatan.
- Menjelaskan gambaran umum standar HL7-FHIR.
- Menjelaskan manfaat standar terbuka bagi pertukaran data RS.
Uraian Materi
Konsep Interoperabilitas
Interoperabilitas adalah kemampuan sistem informasi yang berbeda untuk saling bertukar dan memaknai data secara konsisten, penting agar data pasien dapat mengalir antar-fasilitas kesehatan tanpa kehilangan makna klinisnya.
Standar HL7-FHIR
HL7-FHIR (Fast Healthcare Interoperability Resources) adalah standar terbuka internasional untuk pertukaran data kesehatan elektronik yang banyak diadopsi sistem kesehatan digital modern, termasuk menjadi acuan teknis integrasi SATUSEHAT.
Pertanyaan Diskusi (Wajib Dijawab di Forum)
- Sejauh mana topik "Interoperabilitas Data Kesehatan: Standar HL7-FHIR" sudah diterapkan pada RS/unit tempat Anda bekerja atau berpraktik? Jelaskan dengan contoh konkret.
- Identifikasi satu kesenjangan (gap) antara praktik ideal pada materi "Interoperabilitas Data Kesehatan: Standar HL7-FHIR" dengan kondisi riil di lapangan, beserta usulan langkah perbaikannya.
Asesmen Terkait
Modul ini menjadi bagian materi untuk Tugas Personal 1 — kerjakan pada berkas tersendiri: Tugas Personal 1.
Referensi
- Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis.
- Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor YM.01.02/D/1669/2025 tentang percepatan implementasi Rekam Medis Elektronik dan integrasi SATUSEHAT.
- HL7 International, HL7 FHIR (Fast Healthcare Interoperability Resources) Specification.