Seri MMRS — Kepemimpinan Klinis & Integrasi Pelayanan Keperawatan-Medis
Modul 8 dari 10 · Sumber: Buku 17 — Kepemimpinan Klinis & Integrasi Pelayanan
Kepemimpinan Klinis dalam Perubahan Mutu Layanan
Semester 3 / Periode 2 · M — Kepemimpinan Klinis & Integrasi Pelayanan Keperawatan-Medis
Capaian Pembelajaran Modul
- Menjelaskan peran pemimpin klinis sebagai agen perubahan mutu.
- Menjelaskan strategi melibatkan sejawat klinis dalam inisiatif mutu.
- Menganalisis studi kasus keberhasilan inisiatif mutu berbasis kepemimpinan klinis.
Uraian Materi
Pemimpin Klinis sebagai Agen Perubahan
Inisiatif perbaikan mutu yang digagas dan dipimpin oleh tenaga klinis sendiri (bukan hanya diinstruksikan manajemen) cenderung lebih diterima sejawat karena kredibilitas keahlian yang melekat pada pemimpin klinis tersebut.
Melibatkan Sejawat
Strategi melibatkan sejawat mencakup penggunaan data kinerja klinis sebagai pemicu diskusi (bukan alat menyalahkan), memberi ruang sejawat merancang sendiri solusi perbaikan, dan merayakan keberhasilan kecil sepanjang proses perubahan.
Pertanyaan Diskusi (Wajib Dijawab di Forum)
- Sejauh mana topik "Kepemimpinan Klinis dalam Perubahan Mutu Layanan" sudah diterapkan pada RS/unit tempat Anda bekerja atau berpraktik? Jelaskan dengan contoh konkret.
- Identifikasi satu kesenjangan (gap) antara praktik ideal pada materi "Kepemimpinan Klinis dalam Perubahan Mutu Layanan" dengan kondisi riil di lapangan, beserta usulan langkah perbaikannya.
Asesmen Terkait
Modul ini menjadi bagian materi untuk Tugas Kelompok 3 — kerjakan pada berkas tersendiri: Tugas Kelompok 3.
Referensi
- Interprofessional Education Collaborative (IPEC), Core Competencies for Interprofessional Collaborative Practice.
- World Health Organization, Framework for Action on Interprofessional Education and Collaborative Practice, 2010.
- Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/1596/2024 tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit.