Seri MMRS — Kepemimpinan Klinis & Integrasi Pelayanan Keperawatan-Medis
Modul 5 dari 10 · Sumber: Buku 17 — Kepemimpinan Klinis & Integrasi Pelayanan
Clinical Pathway: Konsep & Manfaat
Semester 3 / Periode 2 · M — Kepemimpinan Klinis & Integrasi Pelayanan Keperawatan-Medis
Capaian Pembelajaran Modul
- Menjelaskan definisi clinical pathway.
- Menjelaskan manfaat clinical pathway bagi mutu dan efisiensi.
- Menghubungkan clinical pathway dengan kepatuhan tarif INA-CBGs.
Uraian Materi
Definisi Clinical Pathway
Clinical pathway adalah alur standar penanganan pasien untuk diagnosis/prosedur tertentu yang disusun secara multidisiplin, memuat urutan tindakan, target lama rawat, dan luaran yang diharapkan.
Manfaat & Kaitan dengan INA-CBGs
Kepatuhan terhadap clinical pathway membantu menjaga konsistensi mutu layanan sekaligus mengendalikan biaya perawatan agar sejalan dengan tarif paket INA-CBGs, menghubungkan langsung kompetensi klinis dengan keberlanjutan finansial RS.
Pertanyaan Diskusi (Wajib Dijawab di Forum)
- Sejauh mana topik "Clinical Pathway: Konsep & Manfaat" sudah diterapkan pada RS/unit tempat Anda bekerja atau berpraktik? Jelaskan dengan contoh konkret.
- Identifikasi satu kesenjangan (gap) antara praktik ideal pada materi "Clinical Pathway: Konsep & Manfaat" dengan kondisi riil di lapangan, beserta usulan langkah perbaikannya.
Asesmen Terkait
Modul ini menjadi bagian materi untuk Quiz MCQ 1 — kerjakan pada berkas tersendiri: Quiz MCQ 1.
Referensi
- Interprofessional Education Collaborative (IPEC), Core Competencies for Interprofessional Collaborative Practice.
- World Health Organization, Framework for Action on Interprofessional Education and Collaborative Practice, 2010.
- Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/1596/2024 tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit.