📚 MMRS — Perpustakaan Digital ABBA
Semester 3 / Periode 2 · M — Kepemimpinan Klinis & Integrasi Pelayanan Keperawatan-Medis
Seri MMRS — Kepemimpinan Klinis & Integrasi Pelayanan Keperawatan-Medis
Modul 4 dari 10 · Sumber: Buku 17 — Kepemimpinan Klinis & Integrasi Pelayanan
Membangun Tim Interprofesi yang Efektif
Semester 3 / Periode 2 · M — Kepemimpinan Klinis & Integrasi Pelayanan Keperawatan-Medis
Capaian Pembelajaran Modul
  • Menjelaskan karakteristik tim interprofesi yang efektif.
  • Menjelaskan hambatan umum membangun kolaborasi interprofesi.
  • Menyusun strategi membangun tim interprofesi pada unit tertentu.
Uraian Materi

Karakteristik Tim Efektif

Tim interprofesi yang efektif memiliki tujuan bersama yang jelas, komunikasi terbuka lintas-hierarki, kejelasan peran masing-masing anggota, dan mekanisme resolusi konflik yang konstruktif.

Hambatan Umum

Hambatan umum meliputi hierarki profesi yang kaku (dominasi profesi tertentu dalam pengambilan keputusan), perbedaan bahasa/istilah antar-profesi, dan kurangnya waktu bersama untuk koordinasi di tengah beban kerja tinggi.

Pertanyaan Diskusi (Wajib Dijawab di Forum)
  • Sejauh mana topik "Membangun Tim Interprofesi yang Efektif" sudah diterapkan pada RS/unit tempat Anda bekerja atau berpraktik? Jelaskan dengan contoh konkret.
  • Identifikasi satu kesenjangan (gap) antara praktik ideal pada materi "Membangun Tim Interprofesi yang Efektif" dengan kondisi riil di lapangan, beserta usulan langkah perbaikannya.
Asesmen Terkait
Modul ini menjadi bagian materi untuk Tugas Kelompok 2 — kerjakan pada berkas tersendiri: Tugas Kelompok 2.
Referensi
  • Interprofessional Education Collaborative (IPEC), Core Competencies for Interprofessional Collaborative Practice.
  • World Health Organization, Framework for Action on Interprofessional Education and Collaborative Practice, 2010.
  • Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/1596/2024 tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit.