Seri MMRS — Mutu, Audit & Pengendalian Internal RS
Modul 8 dari 10 · Sumber: Buku 6
Membangun Budaya Keselamatan Pasien
Semester 2 / Periode 1 · H — Mutu, Audit & Pengendalian Internal RS
Capaian Pembelajaran Modul
- Menjelaskan konsep budaya keselamatan pasien (patient safety culture).
- Menjelaskan peran kepemimpinan dalam membangun budaya ini.
- Menganalisis hambatan umum membangun budaya keselamatan pasien.
Uraian Materi
Konsep Budaya Keselamatan Pasien
Budaya keselamatan pasien ditandai dengan keterbukaan melaporkan insiden tanpa rasa takut disalahkan (no-blame culture), pembelajaran berkelanjutan dari kesalahan, dan komitmen kepemimpinan yang konsisten terhadap keselamatan pasien di atas kepentingan lain.
Peran Kepemimpinan & Hambatan
Kepemimpinan RS berperan menetapkan nada dari atas (tone at the top) yang mendukung pelaporan jujur; hambatan umum meliputi hierarki profesi yang kaku dan kekhawatiran dampak hukum/reputasi personal dari pelaporan insiden.
Pertanyaan Diskusi (Wajib Dijawab di Forum)
- Sejauh mana topik "Membangun Budaya Keselamatan Pasien" sudah diterapkan pada RS/unit tempat Anda bekerja atau berpraktik? Jelaskan dengan contoh konkret.
- Identifikasi satu kesenjangan (gap) antara praktik ideal pada materi "Membangun Budaya Keselamatan Pasien" dengan kondisi riil di lapangan, beserta usulan langkah perbaikannya.
Asesmen Terkait
Modul ini menjadi bagian materi untuk Tugas Kelompok 3 — kerjakan pada berkas tersendiri: Tugas Kelompok 3.
Referensi
- Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/1596/2024 tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit.
- Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2022 tentang Indikator Nasional Mutu Pelayanan Kesehatan.
- COSO, Internal Control—Integrated Framework, 2013.