📚 MMRS — Perpustakaan Digital ABBA
Semester 3 / Periode 1 · R — Metodologi Penelitian Manajemen Kesehatan
Seri MMRS — Metodologi Penelitian Manajemen Kesehatan
Modul 6 dari 10 · Sumber: Buku 10 (bagian 1)
Teknik Sampling untuk Penelitian di RS
Semester 3 / Periode 1 · R — Metodologi Penelitian Manajemen Kesehatan
Capaian Pembelajaran Modul
  • Menjelaskan perbedaan probability dan non-probability sampling.
  • Menjelaskan cara menentukan ukuran sampel.
  • Menganalisis kesesuaian teknik sampling dengan konteks penelitian RS.
Uraian Materi

Probability vs Non-Probability Sampling

Probability sampling (misalnya simple random sampling) memberi setiap unit populasi peluang terpilih yang diketahui, memungkinkan generalisasi statistik; non-probability sampling (misalnya purposive sampling) lebih sesuai untuk penelitian kualitatif atau populasi yang sulit didaftar lengkap.

Menentukan Ukuran Sampel

Ukuran sampel ditentukan menggunakan rumus statistik yang mempertimbangkan tingkat kepercayaan, margin of error, dan variabilitas populasi, atau menggunakan tabel/software penentuan sampel yang telah tersedia.

Pertanyaan Diskusi (Wajib Dijawab di Forum)
  • Sejauh mana topik "Teknik Sampling untuk Penelitian di RS" sudah diterapkan pada RS/unit tempat Anda bekerja atau berpraktik? Jelaskan dengan contoh konkret.
  • Identifikasi satu kesenjangan (gap) antara praktik ideal pada materi "Teknik Sampling untuk Penelitian di RS" dengan kondisi riil di lapangan, beserta usulan langkah perbaikannya.
Referensi
  • John W. Creswell & J. David Creswell, Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches, SAGE Publications.
  • Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Alfabeta.
  • Pedoman Etik Penelitian Kesehatan, Komisi Nasional Etik Penelitian Kesehatan (KEPK).